Bagi tetangga saya, mungkin hal biasa jika masuk ke rumah saya dan menjumpai banyak coretan, atau grafity, di dindin, entah itu soretan crayon, pensil, pulpen, spidol atau alat tulis lainnya.
Awalnya saya biasa saja, karena ini saya pikir adalah bagian dari kreativitas anak saya yang memang masih kecil... namun ternyata lama kelamaan mengganggu juga....
Saya sudah mencoba untuk mengecatnya (tapi bukan cat minyak, karena harganya mahal dan didndin saya temboknya kadang tergerus), tapi tidak membuahkan hasil, khususnya coretan crayon.
Setiap saya cat ulang, coretan crayon selalu kelihatan, walaupun di dobel, sehingga betul-betul merupakan pemandangan yang menjengkelkan.
Coretan ini ada dimana-mana, mulai dari kamar tidur sampai kamar tamu.
Saya mencari di Internet obatnya, dan banyak saran, tapi kemudian saya menggunakan tip yang dilakukan adik ipar saya dimana dindinya djuga dicret habis dengan crayon oleh anak saya.
Saya kemudian meminta pak Saud (tukang langganan saya) untuk mengeca rumah saya dengan instruksi yang saya berikan.
- Sebelum di cat, semua coretan harus diamplas
- Baru di cat.
- Pengerjaan 1 hari, tgl 8-9 Agustus 2010 (masing-masing 1.2 hari)
Ternyata pengerejaannya cukup cepat, dan hasilnya betul-betul bersih.
Tidak ada lagi coretan crayon atau pinsil yang tersisa.....
Biayanya : saya kasih pak Saud + tip + pembeli cat : sekitar Rp 300rb (pakai cat tembok biasa yang murah, yang harganya sekitar Rp 37rb)
Semoga bermanfaat.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment